7 Cara Menanam Kacang Tanah Menggunakan Teknik Budidaya Yang Tepat

cara menanam kacang tanah

Cara menanam kacang tanah harus dilakukan dengan teknik yang tepat. Untuk melakukan budidaya kacang tanah tentunya butuh perawatan tersendiri. Kacang tanah memiliki karakteristik yang berbeda dengan tanaman lain. Khususnya dalam perawatan tanaman agar dapat menghasilkan buah yang banyak. Oleh karena itu pertanian kacang tanah harus memperhatikan langkah menanam yang tepat.

Berikut ini informasi pertanian tentang cara menanam kacang tanah dengan teknik budidaya yang tepat. Silahkan langsung saja disimak informasinya!

1. Pemilihan Lahan Yang Tepat

Pada dasarnya kacang tanah bisa tumbuh dimana saja. Namun untuk hasil terbaik pemilihan lahan untuk penanaman kacang tanah harus pada daerah yang tepat. Kacang tanah akan menghasilkan buah yang banyak pada daerah dengan ketinggian 50 -500 Meter di atas permukaan laut. Jadi, pada dasarnya kacang tanah membutuhkan tempat penanaman di daerah dataran rendah dengan suhu yang panas. Kacang tanah tidak membutuhkan terlalu banyak air atau lebih baik jika pada saat musim kemarau.

Secara umum pemilihan lahan penanaman kacang tanah harus memperhatikan kondisi tanah dan tingkat kelembaban yang ada. Secara singkat berikut ini ringkasan tentang lahan dan iklim yang tepat untuk penanaman kacang tanah:

  • Kacang tanah sangat cocok untuk daerah beriklim tropis. Tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin atau tidak beriklim terlalu ekstrim.
  • Kacang tanah membutuhkan air untuk proses pertumbuhan. Namun kacang tanah tidak cocok dengan intensitas hujan terlalu tinggi karena akan mengganggu proses penyerbukan sehingga hasilnya kurang maksimal.
  • Tingkat kelembaban juga berpengaruh pada proses pertumbuhan kacang tanah. Kacang tanah tidak cocok ditanam pada daerah yang terlalu lembab karena akan berdampak pada pertumbuhan akar.
  • Kacang tanah membutuhkan tanah yang gembur. Hal ini akan memudahkan akarnya untuk dapat tumbuh dengan baik. Jadi, kacang tanah tidak cocok ditanam pada kondisi tanah yang terlalu padat (tanah liat).
  • Kacang tanah sangat cocok ditana pada tanah dengan tingkat keasaman berkisar 5-6.3 pH.

2. Persiapkan Media Tanam

Jika anda sudah memliki lahan yang tepat, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Media penanaman kacang tanah dipersiapkan dengan menggemburkan tanah terlebih dahulu. Akan lebih baik jika ditambahkan pupuk kandang setelah tanah digemburkan.

3. Pemilihan Bibit

Untuk mendapatkan hasil panen yang baik maka hal yang perlu diperhatikan adalah bibit kacang tanah. Pastikan anda menggunakan bibit yang benar-benar sudah matang dan kering. Jadi sebelum menanam bibit kacang tanah sebaiknya jemur terlebih dahulu bibit tersebut kemudian simpan hingga sekitar 3 bulan atau satu kali masa panen. Selanjutnya buka cangkang dan keluarkan isinya. Rendam dalam air sampai kelihatan tunasnya atau sekiar 1-2 malam. Selanjutnya kacang siap di tanam.

4. Penyiraman jika dibutuhkan

Pada dasarnya kacang tanah tidak membutuhkan banyak air. Jadi anda perlu memperhatikan intensitas hujan. Jika terjadi hujan satu kali tiga hari setelah penanaman sebaiknya tidak perlu disiram. Anda hanya perlu melakukan penyiraman jika tiga hari setelah penanaman tetapi tidak terkena air hujan dan belum terlihat tanda-tanda tumbuh.

4. Lakukan Pemupukan

Proses pemupukan kacang tanah dilakukan pada saat kacang tanah berusia 2 minggu setelah tumbuh. Anda bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos. Namun jika anda menggunakan pupuk kimia misalnya urea. Sebaiknya jarak antara pupuk dengan batang kacang tanah tidak terlalu dekat. Karena pupuk bisa merusak batangnya. Namun sebaiknya anda tidak menggunakan pupuk kimia.

5. Penyemaian Rumput Liar

Kacang tanah perlu dihindarkan dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan. Lakukan penyemaian rumput sebelum proses pemupukan dan setelah proses pemupukan. Biasanya rumput akan tumbuh subur setelah proses pemupukan. Jadi anda perlu memperhatikan dengan seksama. Jangan menggunakan pestisida untuk menghalau gulma. Sebaiknya anda mencabut rumput tersebut apalagi jika rumput itu terlalu dekat dengan batang tanaman.

6. Panen Pada Waktu Yang Tepat

Keberhasilan cara menanam kacang tanah juga terletak pada masa panen. Jadi lakukan proses panen saat kacang sudah matang. Jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lama. Jika terlalu cepat maka kualitas buah akan sangat jelek karena bijinya belum berkembang secara sempurna. Tetapi jika terlalu lama maka biji kacang tersebut akan tumbuh di dalam tanah.

7. Pasca Panen

Setelah proses panen anda tidak perlu terlalu terburu-buru menjualnya. Kacang tanah merupakan jenis hasil pertanian yang bisa tahan lama. Asalkan kualitas panen bagus anda bisa menyimpannya dalam waktu yang lama. Yang perlu anda lakukan adalah mengeringkan dan menjemurkan hasil panen tersebut. Setelah benar-benar kering, biasanya ketika digoncang akan terdengar bunyi biji kacang di dalam. Anda bisa menyimpannya dan menjual saat harga kacang mulai mahal.

Baca Juga: 9 Tahap Cara Menanam Wortel Untuk Meningkatkan Hasil Panen.

Demikian informasi tentang cara menanam kacang tanah. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan khususnya tentang cara bertani khususnya dalam pertanian kacang tanah.

You May Also Like

About the Author: Admin